Described by : Irwansyah (A Beach Eagle)
ABSTRAK ATAU ABSTRAKSI
Abstrak
atau abstraksi pada penelitian adalah suatu gambaran atau bayangan yang
menceritakan tentang alur dari suatu penelitian yang ditulis oleh peneliti agar
para pembaca dapat memahami secara singkat inti dari penelitian tersebut.
Abstrak biasanya mendeskripsikan suatu penelitian secara singkat dan sistematika yang dimulai dari nama peneliti, nomor pokok/induk mahasiswa jika si peneliti
seorang mahasiswa, judul penelitian, rumusan masalah, teori-teori, metode
penelitian, variabel, sumber data, hasil pengujian, dan simpulan dari hasil
penelitian tersebut.
Contoh
abstrak dalam sebuah penelitian pada program studi S1 Manajemen Perhotelan
dapat peneliti uraikan sebagai berikut :
ABSTRAKSI
Irwansyah, 10.52.0504, Pengaruh Penerapan Dimensi Pelayanan Prima
Pramugraha Terhadap Kepuasan Tamu Menginap di Hotel Bumi Asih Pangkalpinang. Masalah yang dirumuskan pada penelitian ini adalah pertama, apakah ada pengaruh signifikan
penerapan dimensi pelayanan prima pramugraha terhadap kepuasan tamu menginap di
Hotel Bumi Asih Pangkalpinang. Kedua, dimensi pelayanan prima pramugraha manakah
yang berpengaruh signifikan paling besar terhadap kepuasan tamu menginap di Hotel
Bumi Asih Pangkalpinang.
Penelitian
ini menggunakan teori tentang kualitas pelayanan dan pelayanan
prima (excellence service),
kepuasan tamu, dampak kualitas pelayanan terhadap kepuasan tamu, teori tentang
konsumen dan pelanggan. Disamping itu didukung pula dengan teori tentang hotel,
Bagian Tata Graha dan pramugraha.
Metode
penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, faktual dan akurat. Sedangkan
desainnya adalah desain asosiatif yang bersifat menghubungkan variabel independent dengan variabel dependent.
Variabel independent pada penelitian ini adalah
dimensi pelayanan prima pramugraha (X) yang terdiri dari ability (X1), attitude
(X2), appearance (X3), attention (X4), action (X5), dan accountability (X6),
sedangkan variabel dependentnya
adalah kepuasan tamu (Y).
Dua
sumber data yang digunakan yakni pertama, data primer dengan melakukan wawancara
kepada beberapa orang tamu dan karyawan pada Bagian Tata Graha khususnya pada
seksi kamar (room section), serta menyebarkan
kuesioner (daftar pernyataan) kepada 70 orang responden (tamu menginap
di hotel). Kedua, data sekunder melalui dokumen perusahaan, brosur, internet,
dan dari riset kepustakaan untuk mendapatkan informasi penting lainnya, dasar pengaturan,
serta dasar teori agar diperoleh kerangka pikir dan pemecahan secara teoritis
terhadap apa yang diteliti.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menggunakan
SPSS pada taraf signifikan 5%, pertama, secara simultan dengan uji F diketahui adanya
pengaruh signifikan variabel X (dimensi pelayanan prima pramugraha) secara
bersama-sama terhadap variabel Y (kepuasan tamu) menginap di Hotel Bumi Asih
Pangkalpinang dengan F hitung > F tabel (84,779 > 2,25), dan sig F
(0,000) < α (0,05). Kedua, secara parsial dengan
uji T diketahui pula adanya
pengaruh signifikan masing-masing dimensi pelayanan prima pramugraha terhadap
kepuasan tamu menginap di Hotel Bumi Asih Pangkalpinang dengan t hitung ability
(X1) > t tabel (2,439 > 1,6694) dan sig t (0,019) < α (0,05), t
hitung attitude (X2) > t tabel (1,983 > 1,6694) dan sig t
(0,032) < α (0,05), t hitung appearance
(X3) > t tabel (2,489 > 1,6694) dan sig t (0,015) < α (0,05), t
hitung attention (X4)
> t tabel (1,992 > 1,6694) dan
sig t (0,031) < α (0,05), t hitung action (X5)
> t tabel (4,108 > 1,6694) dan
sig t (0,000) < α (0,05), t hitung accountability (X6) > t tabel (2,984 > 1,6694) dan sig t
(0,012) < α (0,05). Ketiga, action
(X5) adalah dimensi pelayanan prima pramugraha yang berpengaruh signifikan paling besar terhadap variabel
Y (kepuasan tamu) menginap di Hotel Bumi Asih Pangkalpinang dengan koefisien beta (β) standar paling besar yakni 0,440 atau 44% dan sig terendah
(0,000).
Simpulan dari hasil penelitian ini adalah pertama,
adanya pengaruh signifikan dimensi pelayanan
prima pramugraha yang terdiri dari ability
(X1), attitude X2), appearance (X3), attention
(X4), action (X5), dan accountability
(X6) secara simultan maupun parsial terhadap
kepuasan tamu menginap di Hotel Bumi Asih Pangkalpinang. Hal ini disebabkan
seluruh dimensi pelayanan prima pramugraha tersebut merupakan bagian dari
produk industri jasa perhotelan khususnya pada produk penyewaan kamar hotel. Kedua,
action (X5)
merupakan dimensi pelayanan prima pramugraha yang berpengaruh signifikan paling besar terhadap kepuasan tamu menginap di Hotel Bumi Asih Pangkalpinang. Hal ini
disebabkan dengan adanya upaya-upaya atau perbuatan nyata yang dilakukan oleh
pramugraha terhadap kamar hotel, maka tamu dapat merasakan langsung kamar yang
sedang ditempatinya dalam kondisi baik dan menyenangkan. Kamar dalam kondisi baik dan menyenangkan ini
tentunya lebih dominan dirasakan oleh tamu selama menginap di hotel
dibandingkan dengan indikator pada definisi operasional dimensi pelayanan prima
pramugraha lainnya.
Tidak ada komentar:
Poskan Komentar